" Berusaha Untuk Selalu Menjadi Yang Terbaik "

Archive for the ‘Sistem informasi Geografis’ Category

Tutorial Pencarian Lokasi di Chameleon Map

Berjumpa lagi dengan saya pada Tutorial terakhir untuk revisi uas Sistem Informasi Geografis kemarin.

Tutorial ini masih tetap menggunakan sample chameleon yang digunakan di tutorial sebelumnya part. 1 dan part.2.

Langsung saja d mulai dari. . .


1. Buka sample_enhanced.html pada text editor,

2. Kemudian kita akan sisipkan syntax d bawah tombol update, search update map

3. Sisipkan syntax d bawah ini letakkan di dalam <table>, jd d atasx </table> namun d bawah update map

<table>

<td><cwc2 type=QuickZoom label=”Pencarian Cepat:” labelposition=2 widgetclass=label labelclass=label>

<view name=”Pilih Lokasi”></view>

<view name=SPBU minx=678381 miny=9117463 maxx=679638 maxy=9118183 srs=”epsg:4326″></view>

</cwc2>

</td>

</table>

Contoh d atas d ambil dari file point_GPS.shp yg pastinya setiap praktikan punya, untuk contoh lokasi sengaja d pilih point SPBUĀ  sebagai contoh

Keterangan source d atas

<view name=SPBU minx=678381 miny=9117463 maxx=679638 maxy=9118183 srs=”epsg:4326″></view>

– name : penamaan lokasi

– maxx, minx,maxy dan miny di dapat dari Area Of Interest setiap point yg d tuju.

mksdx bgini, buka point_anda.shp d arcview, tp sblmx propertiesx setting k meter baik map unit ataupun distance unit. Setelah itu pilih satu persatu point2 yg ingin tuju. Semisal d pilih SPBU Gajayana

Langkah2 pentingnya adalah :

a. zoom in point SPBU gajayana.. kl bisa zoom ini bwad kotak mengitari point.

b. masuk k view, properties, area of interest dan pilih display.. maka akan d dapat angka2 koordinat..

c. berbeda ma EXTEND, urutannya LEFT RIGHT BOTTOM TOP,

– left -> tidak selalu menjadi max x

– right -> tidak selalu menjadi min x

– bottom -> tidak selalu menjadi max y

– top -> tidak selalu menjadi min y [ciri2 na max x > min x juga max y > min y]

d. untuk yg srs biarkan saja dulu, itu sbnrx Projection dengan kode epsg seperti pada GRASS

Setelah itu d save teruz d jalankan..

Advertisements

Tutorial Menampilkan Layer Peta Menurut Id Peta

Kegunaan dari expression adalah menyatakan keanggotaan sebuah kelas. [Nuryadin, Ruslan.2005. Panduan menggunakan MapSeRver. Bandung : INFORMATIKA] halaman 116.

Jadi di sini dengan satu layer batas kecamatan malang, akanĀ  d pecah mnjadi 5 warna menurut kecamatannya (unique).

Sisipkan syntax d bawah ini, letaknya di bawah projection

jadi nanti menjadi..

PROJECTION

“proj=latlong”

END

CLASS

NAME “Blimbing”

EXPRESSION ([gid]=1)

STYLE

COLOR 176 172 172

END

END

CLASS

NAME “Sukun”

EXPRESSION ([gid]=2)

STYLE

COLOR 199 131 131

END

END

CLASS

NAME “Lowokwaru”

EXPRESSION ([gid]=3)

STYLE

COLOR 131 186 120

END

END

CLASS

NAME “Klojen”

EXPRESSION ([gid]=4)

STYLE

COLOR 186 162 120

END

END

CLASS

NAME “Kedungkandang”

EXPRESSION ([gid]=5)

STYLE

COLOR 134 176 176

END

END

[tambahi satu END bwad penutup]

=================================================

Terlihat kan perubahannya, bila ada yang belum berubah silahkan caci maki, komplain dan sejenisnya pada saia, intinya silahkan anda tulis keluh kesah anda di bawah ini ato d wall ato langsung sms saia. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya, semoga sedikit ilmu yang saya bagi ini melalui tutorial2 singkat ini bisa berguna bagi anda, juga bagi nusa dan bangsa. Amien