" Berusaha Untuk Selalu Menjadi Yang Terbaik "

Archive for September, 2008

Memprogram Pikiran

Cara kerja pikiran sama seperti suatu komputer yang sangat rumit. Pola pikir dan prilaku kita sama seperti program yang dipasang di komputer. Ada program yang Anda pasang sendri. Ada program yand dipasang oleh kawan, keluarga, teman, guru atau lingkungan. Sama seperti komputer, pikiran kita juga dapat kemasukan virus pikiran. Yang dimaksud dengan virus pikiran adalah program-program pkiran yang merugikan kita.

Program komputer dapat diaktifkan dengan perintah yang tepat. Demikian pula dengan program pikiran. Program pikira disimpan di pikiran bawah sadar dan menunggu perintah yang tepat untuk menjadi aktif. Ptogram pikiran akan aktif saat suatu urutan pikiran tertentu, kata-kata atau suatu kejadian muncul atau kita alami.

Beberapa langkah yang harus Anda lakukan dalam memprogram pikiran

UKUR TUJUAN ANDA

Sebelum Anda memprogram pikiran Anda, pertama yang Anda harus lakukan adalah menetapkan tujuan (goal yang ingin dicapai), selanjutnya beri batas waktu dalam pencapaian tujuan tersebut. Tinjau kembali tujuan Anda, apakah mungkin tujuan tersebut dicapai dengan batas waktu yang Anda tetapkan. Sebagai contoh Anda ingin menurunkan berat Anda 100 Kg dalam waktu satu minggu. Ini adalah hal yang tidak mungkin dan terlalu berlebihan. Buatlah tujuan tersebut mungkin dicapai dalam waktu satu minggu, misalnya 10 Kg. Sekali lagi gunakanlah pertimbangan terbaik Anda.

RILEKS DAN SANTAI

Kendorkan semua urat saraf Anda, baca relaksasi. Dengarkan Magic Wave Alfa atau theta

BUATLAH SEOLAH–OLAH TUJUAN ANDA SUDAH TERCAPAI

Pada saat memprogram pikiran, visualisasikan kejadian itu sedang terjadi walaupun dalam kenyataannya belum, nikmati dan rasakan hasil akhir yang ingin Anda capai, berpura – puralah pikiran bawah sadar tidak mengetahui hal itu, yang ia tahu hanya merealisasikannya dalam pengalaman Anda. Pikian bawah sadar tidak dapat membedakan antara imajinasi dan kenyataan. Mungkin ungkapan, Manusia adalah apa yang ia pikirkan, sepertinya sesuai dalam hal ini.

GUNAKAN ORANG KETIGA

Ketika membayangkan hasil akhir yang akan Anda capai, bayangkanlah diri Anda seolah – olah dalam layar bioskop. Jangan lihat diri sendiri dari mata pikiran Anda, hal itu akan melibatkan memori bukan imajinasi. Imajinasi adalah kunci utama dalam memprogram pikiran. Sangat disarankan dalam memprogam pikiran dengan menggunakan kata “Kamu” sebagai pengganti kata “Aku”. Hal ini sangat masuk akal karena pikiran manusia termasuk dalam aspek sosial. Ketika Anda mengatakan “Aku bahagia” mungkin dengan sadar atau tidak sadar Anda menolak itu, tetapi jka Anda mengatakan “Kamu Bahagia” pikiran Anda menerima hal itu karena seolah – olah kata – kata itu berasal dari suatu sumber diluar Anda, suatu pengamatan dari orang lain.

ABAIKAN MASALAH PUSATKAN PADA SOLUSI

Ini adalah salah satu hal yang paling penting dalam memprogram pikiran. Pada dasarnya pikiran bawah sadar tidak dapat memproses gagasan negatif. Gagasan negatif hanya dapat diproses dalam pikiran sadar. Sebagai contoh Anda mengatakan “Aku tidak suka merokok” maka pikiran bawah sadar Anda akan memproses bahwa Anda suka merokok. Maka dalam kasus ini katakanlah pada diri Anda sendiri, “Aku suka paru – paru ku sehat”

PENGULANGAN

Pengulangan sangat penting dalam memprogram pikiran. Pengulangan gagasan sesering mungkin dapat mempercepat goal.

BUAT GAGASAN SESEDERHANA MUNGKIN

Jangan memprogram pikiran terlalu banyak. Fokuskanlah pada satu gagasan. Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.

YAKIN DAN PERCAYA DIRI

Yakin dan percaya diri berperan sangat besar dalam pemprosesan informasi yang dilakukan oleh pikiran. Yakin dan imajinas akan merangsang neural untuk bekerja lebih optimal.

Apakah Anda cukup mengenal si dia?

Salah satu faktor paling menentukan kesuksesan hubungan adalah kualitas pertemanan yang terbangun antar pasangan. Semakin tinggi kualitasnya maka hubungan akan semakin membahagiakan. Sebaliknya, semakin rendah kualitasnya maka hubungan semakin kurang membahagiakan.

Tapi apa sebenarnya pertemanan itu? Pertemanan adalah hubungan dimana antara dua orang terjalin kedekatan sehingga saling membuka diri sangat dekat satu sama lain. Semakin banyak informasi diri yang disingkapkan maka mereka semakin dekat. Teman paling dekat bagi seseorang adalah orang yang paling banyak diberi informasi tentang dirinya. Kepadanya mereka berbagi rahasia.

Pasangan belum tentu bisa menjadi seorang teman, sebagaiman teman belum tentu pasangan Ada saja orang yang lebih mempercayai temannya ketimbang pasangannya. Kepada teman mereka sanggup membuka semua rahasia dirinya serta menyampaikan semua yang dipikirkan dan dirasakannya. Akan tetapi kepada pasangan sendiri mereka tidak mampu melakukannya. Mereka tetap menyimpan beberapa rahasia dari pasangannya. Begitu pun tidak semua yang dipikirkan dan dirasakan disampaikan pada pasangannya. Bagi mereka pasangan bukanlah teman.

Berikut sebuah contoh kasus. Irfan memiliki pacar, namanya Ina. Akan tetapi Irfan jarang memberi tahu kegiatannya pada Ina. Irfan tidak banyak menceritakan dirinya. Yang diketahui Ina tentang Irfan hanya tempat kuliahnya dan beberapa temannya, plus beberapa informasi pribadi tentang Irfan seperti tanggal lahirnya atau kosnya. Irfan tidak pernah menceritakan masalah yang dihadapinya pada Ina. Saat Irfan uring-uringan kepada teman kosnya, dia tidak mau menceritakannya pada Ina.

Lain lagi dengan Johan. Dia selalu menceritakan perasaan dan pikirannya kepada Evi, pacarnya. Jika ada masalah, Johan selalu menceritakannya pada Evi, bukan kepada orang lain. Jika sedang gundah, Johan selalu menceritakan kegundahannya. Tidak ada rahasia diantara mereka. Evi tahu semua tentang Johan. Sebaliknya Johan tahu semua tentang Evi.

Nah, menurut Anda, manakah di antara 2 pasangan di atas yang berhasil membangun pertemanan? Sudah tentu Johan dan Evi lebih berhasil dalam membangun pertemanan. Pun mereka lebih berhasil dalam menjalin hubungan. Bisa ditebak, Johan dan Evi merasa lebih puas menjalin hubungan dibandingkan Irfan dengan Ina.

Sekarang saatnya bagi Anda untuk mengetahui apakah Anda mengenal cukup dekat pasangan Anda seperti layaknya teman dekat atau tidak. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut dengan “ya” jika mencerminkan diri Anda, dan “tidak” jika tidak menggambarkan diri Anda.

1. Saya dapat menyebutkan nama teman terbaik pasangan saya
2. Saya tahu apa yang baru-baru ini membuat stres pasangan saya
3. Saya tahu nama beberapa orang yang telah membuat pasangan saya tersinggung belakangan ini
4. Saya dapat mengatakan beberapa impian hidup pasangan saya
5. Saya dapat mengatakan filosofi hidup pasangan saya
6. Saya bisa mendaftar rekan-rekan pasangan saya
7. Saya merasa bahwa pasangan saya mengetahui diri saya dengan baik
8. Ketika kami terpisah, saya sering memikirkan pasangan saya dengan penuh gairah
9. Saya sering menyentuh atau mencium pasangan saya dengan penuh perasaan
10. Pasangan saya sunguh-sungguh menghormati saya
11. Ada api yang menyala dan gairah yang berkobar dalam hubungan kami
12. Romantisme adalah bagian dalam hubungan kami
13. Pasangan saya menghargai sesuatu yang saya lakukan dalam hubungan kami
14. Secara umum pasangan saya menyukai kepribadian saya.
15. Kehidupan seksual kami sangat memuaskan
16. Menjelang tidur, pasangan saya akan melihat saya dengan senang
17. Pasangan saya adalah teman terbaik saya
18. kami baru saja berbicara tentang cinta kami satu sama lain
19. Ada banyak memberi dan menerima dalam diskusi kami
20. Pasangan saya mendnegarkan saya penuh hormat meskipun kami tidak saling setuju
21. Pasangan saya biasanya memberikan bantuan besar sebagai penyelsai masalah
22. Secara umum nilai-nilai dan tujuan hidup kami bersesuaian

Penilaian
– Jika jawaban “YA” berjumlah 15 atau lebih, maka Anda memiliki kekuatan dalam hubungan dengan kekasih Anda. Anda cukup dekat dengan pasangan Anda. Anda mengenalnya cukup baik. Selamat. Hubungan Anda berpotensi terus stabil dan membahagiakan

– Jika jawaban “YA” berjumlah 8 sampai 14, maka saat ini adalah waktu yang sangat penting bagi Anda. Ada banyak kekuatan yang bisa Anda bangun untuk memperkokoh hubungan. Namun ada juga beberapa hal yang harus lebih diperhatikan. Jika Anda ingin lebih berbahagia dan stabil dalam menjalin hubungan, berusahalah untuk terus membangun kedekatan dengan pasangan Anda.

– Jika jawaban “YA” berjumlah 7 atau kurang, maka hubungan Anda bermasalah. Hanya satu cara untuk membuat hubungan Anda stabil dan membahagiakan, berusahalah memperbaikinya. Kenali pasangan Anda dengan lebih baik. Semakin Anda mengenal pasangan Anda, semakin mudah bagi Anda untuk membangun hubungan yang membahagiakan.